Selasa, 27 Mei 2014

 21.15      ,    No comments
Pengkobaran Semangat Ekonom Robbani

Selasa, 27 Mei 2014 telah diadakan KAMNAS EKIS (Kampanye Nasional Ekonomi Islam) oleh FoSSEI (Forum Study Ekonomi Islam) Regional Jawa Timur di kota Pahlawan Surabaya. Kamnas ini dimulai sekitar pukul 10.30 s.d 16.30 WIB dengan berbagai rentetan acara, yaitu kajian yang dilanjutkan dengan orasi. Kali ini dihadiri oleh sekitar 110 aktivis dakwah dari berbagai ksei se-Jatim (Cios, Icon, Fped, Sescom, Forkes, Himaesy, Acses, Himaekis, SEFiS, Himaesya, Ksei Unej, Passei, Scody, HimaeS, Muamalah, Forseisk, Cios, Aswaja, Fosein, Score-u).
Dari Ksei Sefis sendiri didelegasikan sekitar 28 aktivis dakwah, dimana itu merupakan jumlah terbanyak dari pendelegasian anggota KSEI sehingga mendapatkan apresiasi dari salah satu aktivis dakwah yang kebetulan menjadi pemateri di kajian kamnas.
Kajian Kamnas dimulai sekitar pukul 10.30 s.d 11.25 WIB bertempat di Masjid Kampus B Unair. Menurut pemateri (Rahmat Arafah), kamnas merupakan salah satu acara besar rutin tahunan FoSSEI, berupa pengkobaran semangat atas aktivis-aktivis dakwah dalam memperjuangkan ekonomi Islam. Kamnas tidak bertujuan untuk melakukan demo atau aksi yang membuat ricuh, namun semacam orasi sebagai bentuk pengenalan ekonomi islam kepada masyarakat sebagai wujud dari kepedulian mahasiswa terhadap sistem perekonomian yang telah dilaksanakan oleh pemerintah. Di jaman modern saat ini, uang bagaikan tuhan, dapat memperbudak seseorang diberbagai kalangan. Hal itu wajar, dimana sistem yang di pakai di negara saat ini, yaitu kapitalis. Uang kertas yang cenderung dapat memanipulasi dengan adanya beragam alasan tangan-tangan tak terlihat yang menyebabkan inflasi dan kurs mata uang berfluktuasi merupakan salah satu kelemahan atau resiko yang harus dihadapi oleh negara penganut sistem kapitalis, yaitu Indonesia.
Sekitar pukul 14.30 WIB, orasi yang merupakan puncak dari acara kamnas dimulai. Acara tersebut dimulai dari Depan Plaza Jln. Sudirman Surabaya sampai taman depan Gedung Grahadi. Orasi tersebut berisi tentang solusi keterpurukan perekonomian Indonesia yaitu ekonomi Islam. Sistem ekonomi yang paling baik dan telah dibuktikan oleh sejarah. Dengan menggunakan sistem ekonomi islam, maka dapat mengatasi masalah-masalah baik berupa ketimpangan sosial maupun perekonomian lainnya di Indonesia, sehingga Indonesia dapat berjaya seperti kejayaan Islam tempo dulu. Dengan sistem ekonomi Islam, diharapkan seperti tema Kamnas kali ini, yaitu “Indonesia Bahagia dengan Ekonomi Syari’ah”. (Red)

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Recent Posts

Unordered List

Text Widget