Kamis, 19 Desember 2013



Dalam rangka memperingati hari Ibu, pada hari Jum’at, 8 Desember 2013 KSEI Sharia Economics n’ Financial Sociaty atau yang biasa disingkat SEFiS mengadakan acara Bakti Sosial (BAKSOS) yang bertema “Uluran tanganmu untuk senyum ibu”. Acara ini dilaksanakan tepatnya di Balai Desa Gili Timur, Kamal, Bangkalan. DASI adalah salah satu pelaksanaan program kerja divisi srikandi SEFiS yang kali kedua dilaksanakan setelah sukses pada acara DASI (Dari Sefis untuk Ibu) tahun lalu. Acara ini dilaksanakan untuk menyambut hari ibu di tahun ini, meskipun pelaksanaannya tidak tepat pada tanggal 22 Desember.  Acara ini dihadiri oleh ibu klebun (lurah), ibu-ibu undangan yang kurang mampu dan juga panitia GARBU sendiri.
Konsep acara ini yaitu dengan memberikan sembako dengan harga sepertiga harga dipasar. Dimana sebagian dana untuk pembelian sembako didapat dari penggalangan dana yang kita namai GARBU (Gerakan Seribu Tangan untuk Ibu) yang dilakukan oleh para Akhwat SEFiS sendiri. Penggalangan dana dilakukan di Universitas Trunojoyo Madura sendiri. Seluruh warga kampus pun sangan antusias dalam penggalangan dana tersebut. Sebanyak 30 kupon dibagikan kepada warga kurang mampu untuk dapat membeli sembako yang disediakan.sembako tersebut terdiri dari gula, minyak dan mie instan. Pengambilan sembako ini tidak langsung begitu saja diberikan ke ibu-ibu, namun ibu-ibu menukarkan kuponnya terlebih dahulu ke panitia, kemudian panitia memberikan bungkusan sembako sekaligus memproses pembayaran 1/3 harga yang telah ditetapkan tadi. Tujuannya yaitu untuk meringankan beban ibu-ibu kurang mampu yang merasakan harga kebutuhan saat ini sangat tinggi.
Acara yang diketuai oleh Yulia Apriliani  ini dimulai sekitar jam 14.00 WIB oleh moderator ukhty Dwi Wijiastutik bersama ukhty Sanah. Acara demi acara terlewati dengan sukses, apalagi ketika masuk di acara sharing-sharing, keluh kesah serta pengalaman sebagai ibu oleh ibu-ibu undangan pun diungkapkan secara gamblang oleh mereka. Suasana hangat seperti didalam keluarga sangat terasa di percakapan-percakapan tersebut. “susah nak untuk mengungkapkan keluh kesah menjadi seorang ibu, kalau ditanya tentang gak enaknya ya banyak, tapi mau gimana lagi, saya sudah ikhlas.”, tutur salah seorang ibu yang bersedia untuk angkat bicara. Memang begitulah jiwa seorang ibu, sangat mulia, kuat dan penuh kasih sayang. Seberapa jauh ia berjalan dan menelusuri lautan kehidupan, takkan pernah menganggap pengorbanan untuk seorang anak itu sebagai sesuatu yang harus dibalas dan diganti.

Acara ini pun selesai sekitar jam 15.30 WIB yang diakhiri dengan acara pemberian sembako dan juga do’a bersama. Acara yang berbeda dari tahun sebelumnya dalam peyambutan hari ibu ini, diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi para anggota SEFiS akhwat untuk kembali merasakan betapa jasa yang ibu berikan kepada anaknya begitu besar. Selain itu, dengan adanya acara ini, srikandi SEFiS diharapkan agar dapat semakin meningkat ukhwah diantara anggota khususnya, dan dengan masyarakat umumnya.
  
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Recent Posts

Unordered List

Text Widget